You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Gubernur Peringati Nuzul Quran Bersama Korpri Pemprov DKI
photo Mustaqim Amna - Beritajakarta.id

Anies Ajak Umat Islam Perbanyak Baca Alquran

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengajak umat Islam untuk memperbanyak membaca Alquran. Dikatakan Anies, Alquran diturunkan dengan kalimat pembuka mengenai arti pentingnya membaca.

Kita sebagai seorang muslim selalu menempatkan Alquran sebagai pedoman

"Bisa dimaknai membaca teks. Sedangkan, dalam cakupan lebih luas berarti juga membaca hikmah," ujar Anies, saat acara Aktualisasi Nilai-nilai Nuzulul Quran 1439 Hijriah, di Masjid Fatahillah, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (31/5).

Pada kesempatan itu, Anies juga berpesan agar umat Islam betul-betul menjadikan Alquran sebagai pedoman.

Anies Nonton Ramadhan Jazz Festival

"Pesan penting dalam kita memperingati Nuzulul Quran adalah bagaimana kita sebagai seorang muslim selalu menempatkan Alquran sebagai pedoman," terangnya.

Untuk diketahui, acara Aktualisasi Nilai-nilai Nuzulul Quran yang mengangkat tema "Melalui Nuzulul Quran Kita Tingkatkan Pemahaman Alquan Menuju ASN yang Berkualitas dan Berakhlaqul Karimah".

Adapun bertindak sebagai penceramah yakni Ustaz Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) dari Yogyakarta.

"Beliau adalah kyai muda dengan ilmu agama yang dalam. Cara menyampaikan ceramahnya juga sangat komunikatif," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye8814 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1299 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1205 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1143 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye947 personBudhi Firmansyah Surapati